DEFINISI TEKNOLOGI
PENDIDIKAN
Berbicara mengenai
pendidikan berarti kita sedang berbicara mengenai peningkatan proses belajar manusia.
Berbagai cara dilakukan untuk membentuk kualitas proses belajar manusia yang
baik, salah satunya melalui teknologi pendidikan. Apa itu sebenarnya teknologi
pendidikan. Pengertian teknologi pendidikan tidak terlepas dari pengertian
teknologi secara umum. Apabila mendengar kata teknologi, kebanyakan orang
berpikir bahwa teknologi adalah berupa mesin atau alat-alat, padalahal
sesungguhnya teknologi memiliki makna sebagai proses meningkatkan nilai tambah.
Jika teknologi sebagai proses, maka pendidikan dapat dikatakan sebagai salah
satu teknologi, karena pendidikan itu sendiri merupakan proses untuk menjadikan
manusia terdidik. Dikatakan terdidik berarti manusia tersebut sudah memperoleh
nilai tambah. Dan itulah maksud dari teknologi pendidikan.
Penggunaan istilah
teknologi pada pendidikan memiliki keterkaitan dengan konsep produk dan proses.
Konsep produk, berkaitan dengan perangkat keras atau hasil-hasil produksi. Atau
dapat juga dikatakan keterpakaian berbagai peralatan dalam proses pengajaran.
Pada tahapan teknologi yang sederhana, peralatan proses pengajaran dapat berupa
papan tulis, bagan, objek nyata dan model-model yang sederhana. Pada tahapan
teknologi menengah, keterpakaian produk pengajaran dapat berupa OHP, Slide,
film, proyeksi, peralatan elektronik atau proyeksi (LCD). Sedangkan tahapan
teknologi tinggi, berkenaan dengan paket-paket yang kompleks seperti belajar
jarak jauh menggunakan radio, televisi, modul, computer assited instruction dan
lain sebagainya. Penggunaan perangkat keras yang menggunakan teknologi tinggi
dapat sejalan dengan perkembangan industri dan perkembangan masyarakat, seperti
e-learning yang memanfaatkan jaringan internet untuk kegiatan pembelajaran.
Kemudian, konsep proses dalam teknologi pendidikan adalah perangkat lunak. Hal
ini dipusatkan pada pengembangan pengalaman belajar yang merupakan penerapan
pendekatan ilmu dalam pembuatan program pembelajaran. Pengembangan pengalaman
belajar ini diusahakan melalui pengembangan program pembelajaran yang sistemik
dan sitematis dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Kedua kosep, yaitu
konsep produk dan konsep proses tidak dapat dipisahkan. Keduanya bertujuan
untuk memberi pengalaman belajar yang optimal kepada peserta didik.
Istilah teknologi
pendidikan dalam bahasa Inggris sering disebut instructional technology atau educational
technology. Beswick dalam Abdulhak (2013) mengatakan Instructional technology means the media born of communications
revolution which can be used for instructional purpose alongside the teacher, the
book and the blackboard. Jadi munurut Beswick, yang diutamakan dalam
teknologi pendidikan adalah media komunikasi yang berkembang secara pesat
sekali yang dapat dimanfaatkan dalam pendidikan. Pendapat lain, Nasution
(2012:1) mengatakan bahwa teknologi pendidikan adalah pengembangan, penerapan
dan penilaian sistem-sitem, teknik dan alat bantu untuk memperbaiki dan
meningkatkan proses belajar manusia. Dimana yang diutamakan adalah proses
belajar itu sendiri, di samping ada alat-alat yang dapat membantu proses
belajarnya.
Kemudian, Abdulhak
(2013) juga mengungkapkan bahwa teknologi pendidikan merupakan proses yang
kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan dan
organisasi untuk menganalisis masalah, mencari jalan pemecahan, melaksanakan,
mengevaluasi dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek
belajar manusia. Fungsi-fungsi teknologi pendidikan tersebut meliputi: sumber
belajar, pengelolaan pendidikan dan pengembangan pendidikan. Sumber belajar ada
yang dirancang khusus untuk pembelajaran (by design) dan ada yang dirancang
untuk dapat dimanfaatkan sebagai keperluan pembelajaran (by utilization).
Sumber belajar dapat berasal dari bahan, alat atau perlengkapan, manusia dan
tempat atau lingkungan. Sementara itu, Pengelolaan pendidikan meliputi pengelolaan
organisasi dan pengelolaan orang. Dan Pengembangan pendidikan terdiri atas
pengembangan teori penelitian, perancangan, produksi, penilaian dan manfaat. Semua
fungsi dan kawasan teknologi bertujuan agar proses pembelajaran bagi peserta
didik dapat berjalan dengan baik.
Perkembangan terakhir,
teknologi pendidikan secara konseptual didefinisikan sebagai teori dan praktik
dalam desain, pengembangan, pengelolaan, penilaian dan penelitian proses,
sumber dan sistem untuk belajar. Definisi tesebut mengandung
pengertian ada empat komponen dalam teknologi pendidikan yaitu : 1) teori dan
praktik; 2) desain, pengembangan, pengelolaan, penilaian dan penelitian; 3)
proses sumber dan sistem; dan 4) untuk belajar. Jadi, inti dari teknologi
pendidikan itu sendiri adalah tujuan akhirnya yang berupa proses belajar.
Refrences
Abdulhak, Ishak. 2013. Teknologi
Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Nasutions. 2015. Teknologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Schrum, Lynne. 2013. Teknologi Pendidikan. Jakarta: PT Indeks
Sangat bagus
BalasHapus